Pasar Cloud Computing Indonesia Masih Butuh Edukasi

 

cloud_computing

 

 

 

Pasar Cloud Computing Indonesia Masih Butuh Edukasi

Sebagai sebuah teknologi yang relatif masih baru diperkenalkan pada publik, masih banyak yang awam mengenai layanan cloud computing alias komputasi awan. Hewlett Packard (HP) pun menyadari hal ini dan berniat untuk serius mengedukasi pasar, termasuk di Indonesia.

Ya, pasar Indonesia termasuk yang dipandang penting oleh HP dalam ekspansi bisnis cloud computingnya. Namun pihak HP sendiri mengaku belum terlalu serius menggarap pasar tanah air, khususnya di kalangan pemerintah.

“Kami mengakui belum begitu efektif mengkomunikasikan (cloud computing-red) di beberapa pasar. Dan kami mulai mengubah cara kami. Di Indonesia kami sudah nomor satu di area seperti pasar PC, dan bagus juga di segmen enterprise. Kami pun semakin serius menggarap pasar Indonesia,” tukas Bradden Wondra, Chief Technology Officer
Enterprise Services Hewlett Packard (HP) Asia Pacific & Japan dalam temu media terbatas di Singapura, Jumat (25/3) sore.

Menurut Bradden, orang-orang mulai tertarik dengan cloud computing yang kini semakin banyak dibicarakan. Namun yang paling menjadi perhatian pasar adalah soal sekuriti. Para organisasi ingin mendapat jaminan soal sekuriti, privasi, sampai kehandalan produk.

“Maka berbagai edukasi pasar ini sedang serius kami lakukan pada saat ini,” imbuh Bradden dalam kesempatan yang sama. Hanya saja dia tidak membeberkan secara khusus seperti apa strategi perusahaannya di pasar cloud computing Indonesia.

Memang meski keuntungan pemanfaatan cloud, khususnya public cloud cukup menggiurkan, namun para organisasi tetap awas dengan berbagai risiko. Misalnya keamanan data-data penting, performa jaringan dan interoperability.

Menurut HP, private cloud bisa mengurangi kecemasan soal sekuriti. Private cloud adalah sebuah infrastruktur layanan cloud yang dioperasikan hanya untuk organisasi tertentu. Perusahaan memiliki kontrol penuh terhadap sumber daya IT dan juga data. Di sini, HP menawarkan solusi seperti HPCloudSystem yang berperan membangun
lingkungan private cloud.

Bradden mengklaim, salah satu kelebihan layanan cloud computing HP adalah berbasis model hybrid. Hybrid clouds menggunakan kombinasi sumber daya internal yang tetap dikontrol pihak organisasi dengan sumber daya eksternal yang disediakan provider layanan cloud. Model hybrid ini memungkinkan organisasi memakai data center mereka yang sudah eksis.

 

Source:
Fino Yurio Kristo – detikinet – http://inet.detik.com/
http://lintasmediadanawa.com