Tujuh Prediksi Sales dan Marketing di 2016

 


 

Tujuh Prediksi Sales dan Marketing di 2016

 

27 Desember 2015, oleh Erin Sherbert

Tiba saatnya tahun baru – waktunya anda untuk memulai semua hal, baik yang telah terselesaikan maupun belum terselesaikan – selama 365 hari.

Selagi kita sedang fokus akan suatu hal yang terjadi saat ini, kita tidak punya banyak waktu untuk memikirkan masa lalu. Maka jangan melihat ke belakang, kita fokus saja apa yang ada di hadapan kita, termasuk yang berhubungan dengan sales dan marketing.
Beberapa pemimpin bisnis , dari berbagai industri, memberikan prediksi mengenai marketing dan sales yang unik (dan sangat bermanfaat). Semoga prediksi berikut akan memberikan pandangan di tahun baru ini.

1. Lebih baik dalam “Branding”

Tahun 2016, peranan penjualan akan menjadi lebih terkonsentrasikan dari sebelumnya. Pimpinan penjualan akan dengan cepatnya mengadopsi model organisasi, proses, dan teknologi pengembangan penjualan untuk mendorong kecepatan penjualan dan efisiensi.

Departemen pemasaran akan terus berusaha untuk menyampaikan dengan baik brand mereka, tidak terlalu bergantung dan akan lebih memperluas data dan analisis dari seluruh saluran pemasaran. Hal tersebut termasuk kecepatan mereka untuk mendorong kualitas dan analisis dari aktifitas offline seperti events.

2. Selera Humor Yang Baik Akan Menunjang

  1. Donald Trump akan memilih dirinya sendiri sebagai Raja dari Amerika Serikat, danCEO seluruh perusahaan SaaS
  2. Direct mail akan kembali menjadi media marketing nomor satu
  3. Orang akan berhenti mengatakan “Best” pada akhir setiap email
  4. Uber akan menyediakan “Team Sales Internal Uber” mereka yang baru dimana anda dapat meminta sesuatu yang di luar pekerjaan tenaga penjual untuk datang ke kantor anda dengan es krim dan menyanyikan lagu.

— Chris Ostoich, Co-Founder, LISNR


salesforce_lmd_local_partner_in_indonesia


3. Perbaikan akan menjadi inovasi teratas

Ada sedikit keraguan yang membuat kita terus melihat penjualan dan pemasaran memperlakukan dirinya lebih dari e-commerce.
Perusahaan yang akan menempati posisi teratas adalah mereka yang sangat berinvestasi dalam analisis. Internet adalah tempat menakjubkan yang memberikan banyak kekuatan virtual kepada para penggunanya. Untuk beberapa perusahaan, internet dapat menjadi berkah dan musibah, karena itu dapat berfungsi sebagai katalis antara pelanggan dan memasok permintaan pelanggan, juga menghapus hambatan persaingan.
Perusahaan seperti Walmart, Best Buy, FedEx dan UP, 10 tahun yang lalu tidak terancam oleh perusahaan kecil. Sekarang, di era kewirausahaan ini, orang-orang dan para pembisnis menggunakan internet untuk memecahkan masalah, sering kali yag terkait dengan permintaan. Setiap orang mengeluarkan ide dan membuatnya menjadi lebih baik dan kebanyakan dari inovasi kita sedikit melihat siapa yang “menciptakan” sesuatu yang besar selanjutnya dan lebih banyak melihat siapa yang membuat kemajuan besar berikutnya yang relatif dengan segala sesuatu yang sudah ada di luar sana.
Terdapat hubungan yang kuat antara analisis dan e-commerce. Apa yang sedang saya coba katakan adalah perusahaan yang “dibuat dengan buku digital” pasti akan melakukannya dengan baik, itu adalah perusahaan yang mencoba memecahkan bagaimana permintaan terpenuhi melalui penjualan dan pemasaran yang akan merevolusi perdagangan.
— Brandon Staton, Marketing & Public Relations Manager, Transportation Impact

4. Bisnis Baru “Buzzword” : Berkembang

  1. Perusahaan akan terus berkembang dengan satu tujuaan SaaS dan terus berkembang sebagai platform/pasar untuk pemasaran dan komitmen pengguna. Para pemenang akan menjadi perusahaan dengan pelanggan yang paling lengkap data profilnya.
  2. Akan mengabur antara pemasaran vs penjulan, dan “Perkembangan” akan diadopsi sebagai payung baru. Fungsi pekerjaan yang spesifik tidak akan berubah drastis (penjualan, pemasaran dll), tetapi profesional dengan peran yang spesifik akan membutuhkan navigasi yang dinamis dengan pandangan perkembangan, dan pengaruh teknologi ke banyak sektor, misalnya, penjual akan perlu memahami dimana peluang berasal melalui analisis. Pemasar akan perlu memahami bagaimana menavigasi proses penjualan; manager produk dan manager pemasaran perlu memahami harapan pengguna.
    — Tim Wu, Director of Marketing and Growth

5. Tahunnya AI

Apa yang dinantikan setiap orang di tahun ini adalah perangkat baru SaaS yang muncul di kiri dan kanan untuk mempercepat kerja penjual. Tapidi 2016, akan menjadi tahunnya AI untuk menghapus seluruhnya aspke penjualan yang tidak menarik. Sebagai contohnya, saya telah mendemokan software yang otomatis terbawa dalam setiap prospek ke CRM kami dengan informasi kontak yang akurat dengan satu klik. Tidak ada email bounce atau nomor telepon yang salah. Tidak memerlukan kerja keras untuk memasukan data. Software tersebut dapat tepat memberitahukan yang tidak kami miliki di dalam sistem kami, menambah prospek yang hilang, dan data kontak terbaru untuk yang telah berpindah kerja. Bukan dua, tiga, atau empat klik. Hanya satu.
Akan ada perubahan besar dan berbagai aturan proses untuk perusahaan, memulai proses penjualan mereka dengan akun penjualan dan akun pemasaran, menghasil nilai lebih, dan memaksimalkan potensial pendapatan dari hari pertama.
Dengan semakin baiknya teknologi penjualan, tahap berikutnya akan adanya perubahan Prediksi Nilai ke “Prediksi Aksi”. Teknologi di masa datang akan mampu memberitahukan dengan tepat ke representativ penjualan yang memprospek melalui telepon/email dan waktu yang tepat untuk mereka memperoleh peluang yang sangat tinggi.
— Kevin Chiu, Sales Development, Greenhouse

6. Sedikit Manusia, Banyak CRM

2016 akan menjadi titik kritis untuk pemasaran dan penjualan. Data akan mengarahkan bisnis. Ini saatnya manusia unntuk mundur ke belakang. Data akan menjadi kekuatan yang menghubungkan antara penjualan dan pemasaran, menyatukan silo dan ekosistem untuk mendorong maju segala sesuatu yang kita lakukan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Bayangkan sebuah dunia dimana kamu dapat mengikuti prospekmu dan pelanggan dari seluruh saluran, dari web ke MAP, ke CRM ke b2b web lainnya (publikasi perdagangan, pencarian, komunitas blod dan forum).
Untuk pertama kalinya, B2B melampaui B2C. Penjualan B2B terjadi secara offline, tidak mampu terhubungkan dengan digital ke penjualan offline. Dengan adanya kemajuan dalam konektivitas data melalui berbagai sumber, tidak seperti sebelumnya sekarang kita dapat menjembatani online dengan data offline.
— Amanda Kahlow, CEO of 6sense

7. Merek dan Pemasaran Langsung Akan Berlanjut ke Konvergensi

Sekarang terlihat banyak perusahaan fokus pada ROI dan “dorongan data” pemasaran daripada mencoba untuk menciptakan brand awareness, yang sering mengambil banyak jutaan dollar dan waktu. Ketika saya memulai di pemasaran lebih dari 15 tahun yang lalu, saat itu “demandgen” dan pemasaran langsung (direct marketing) adalah konsep baru dan tingkat pelacakan yang tersedia pada saat itu menggelikan…yang mana mengukur ROI dipersulit.
Pemasar bergantung pada tim penjual mereka. Sekaran ini, perusahaan dapat melacak hampir setiap kegiatan pelanggan, demandgen dan data pemasaran adalah landasan dari strategi pemasaran yang baik. Kebanyakan kita dapat melihat pergerakan terhadap data pemasaran saat ini pada sosial dan konten pemasaran.
— Alex Chrisman, Chief Marketing Officer, Dealstruck, Inc.

Source:
http://salesforce.com/