8 Tahapan ke Strategi Promosi Sosial Media

 

ID-100253111 -1Author: M.Andy Rofii.


8 Tahapan ke Strategi Promosi Sosial Media

Untuk sukses promosi di sosial media diharuskan mempunyai sebuah perencanaan.
Berikut ini adalah tahapan untuk memastikan promosi ke sosial media sesuai dengan jenis bisnis dan perencanaan bisnis.
8 tahapan ke strategi promosi sosial media

Untuk sukses promosi di sosial media diharuskan mempunyai sebuah perencanaan.
Berikut ini adalah tahapan untuk memastikan promosi ke sosial media sesuai dengan jenis bisnis dan perencanaancp bisnis.
1. Menunjuk penanggung jawab komunitas,

Penanggung Jawab ini akan mengelola kegiatan di social media berserta kolaborasi dengan kegiatan perusahaan termasuk pengemasan produk atau bisinis. Penanggung jawab ini berfungsi sebagai wakil perusahaan di social media dan dilengkapi dengan peralatan pendukungnya.

2. Membuat komite pendukung,

Komita pendukung yang akan mendukung aktifitas promosi di social media termasuk Public Relation, penanggung jawab produk, layanan pelanggan dan marketing. Komite ini akan memberikan idea tau inisiatif promosi di social media

3. Penentuan target,

Apa yang akan di harapkan dari kegiatan promosi di social media harus ditetapkan dari awal. Dengan adanya target ini maka kinerja dari kegiatan promosi di social media bisa diukur termasuk di dalamnya lead yang dihasilkan, loyalitas pelanggan atau awareness

4. Penentuan nilai pencapaian,

Dampak secara nyata dari social media mungkin susah untuk di ukur.
Kecenderungan sosial media adalah worth of mouth atau viral yang akan menjadi tantangan untuk mengukurnya. Beberapa Sosial media memberikan layanan analisa seperti berapa yang sudah melihat video di youtube beserta demografi yang melihat video tersebut, menghitung jumlah tweet di tweeter beserta demografinya dan sebagainya. Hal ini bisa dijadikan tolok ukur pencapaian.

5. Penyiapan panduan kegiatan di social media,

Secara umum perusahaan akan meminta karyawannya untuk berperan aktif di dalam kegiatan social media perusahaan. Dengan adanya panduan ini, maka karyawan akan mengetahui informasi apa yang bisa di sampaikan dan apa yang tidak boleh di sampaikan selama kegiatan di social media.

6. Buat URL yang mudah di ingat,

Untuk mendorong pelanggan dan calon pelanggan untuk masuk ke dalam social media perusahaan, maka dibutuhkan link yang mudah di ingat seperti www.namaperusahaan.com/facebook

7. Aktif,

Jumlah interaksi pelanggan akan menjadi salah satu indicator kesuksesan kegiatan di social
media. Untuk membangun dan menjaga follower, maka pembaharuan isi akan sangat dibutuhkan secara terus menerus seperti komentar, update status. Tidak membalas komentar di social media akan menjadi boomerang bagi perusahaan yang bisa menjatuhkan nama perusahaan.

8. Fleksible,

Social media akan terus berkembang termasuk fungsi dan fasilitasnya. Evaluasi mengenai kegiatan di social media harus secara terus menerus dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan fungsi dan fasilitas di social media