[Tutorial] Cara Menambahkan Linux Host ke Nagios Monitoring Server menggunakan Plugin NRPE

Linux-nagios

Author: Luthfi Setioutomo.


Serial Tutorial dari Cloud Indonesia kali masih akan membahas seputar Web Server.

[Tutorial] Cara Menambahkan Linux Host ke Nagios Monitoring Server menggunakan Plugin NRPE

 

Pada part sebelumnya, sudah dijelaskan tentang cara instalasi dan konfigurasi Nagios Core 4.0.1 pada CentOS 6.5 server. Kali ini kita akan menjelaskan tentang cara menambahkanRemote Linux Host danservis-nya ke Nagios Monitoring Server menggunakan plugin NRPE.

Apa itu NRPE?
NRPE (Nagios Remote Plugin Executor) adalah plugin yang memungkinkan Anda untuk mengawasi setiap remote Linux/Unix dan servis-nya atau perangkat jaringan. Plugin NRPE ini juga memungkinkan Nagios untuk mengawasi setiap local resources, seperti CPU Load, Swap, Memory usage, Online users, dll. pada remote Linux/Unix.

Instalasi Plugin NRPE
Untuk menggunakan NRPE, Anda harus melakukan instalasi dan konfigurasi NRPE pada Nagios Monitoring Server dan Remote Linux Host. Kita akan melakukan konfigurasi keduanya secara terpisah.
Kita asumsikan bahwa Andameng-instal NRPE di host yang support TCP wrappers dan Xinetd daemon.

Instalasi danKonfigurasi Remote Linux Host
Gunakan instruksi dibawah ini untuk meng-instal Nagios Plugin dan NRPE daemon pada Remote Linux Host.

Langkah 1: Instalasi Dependency yang dibutuhkan
Kita perlu meng-instal libraries yang diperlukan, seperti gcc, glibc, glibc-common dan GD dan seluruh development-nya.

Read
[root@designation]# yum install –y gccglibcglibc-common gdgd-devel make wget net-snmpnano

Langkah 2: Membuat User Nagios
Buat user nagios baru dan password-nya.

Read
[root@designation]# useraddnagios [root@designation]# passwdnagios

Langkah 3: Instal Plugin Nagios
Buat direktori untuk instalasi plugin nagios dan yang lainnya.

Read
[root@designation]# mkdir /root/nagios [root@designation]# cd /root/nagios

Sekarang download paket Nagios Plugins 1.5 menggunakan perintah wget.

Read
[root@designationnagios]# wget https://www.nagios-plugins.org/download/nagios-plugins-1.5.tar.gz

Langkah 4: Ekstrak Plugin Nagios
Jalankan perintah tar berikut untuk meng-ekstrak plugin nagios.

Read
[root@designationnagios]# tar –xvf nagios-plugins-1.5.tar.gz

Langkah 5: Compile dan Instal Plugin Nagios
Selanjutnya, compile dan install plugin nagios dengan perintah berikut.

Read
[root@designationnagios]# cd nagios-plugins-1.5 [root@designation nagios-plugins-1.5]# ./configure [root@designation nagios-plugins-1.5]# make [root@designation nagios-plugins-1.5]# make install [root@designation nagios-plugins-1.5]# cd ..

Sesuaikan permission pada direktori plugin nagios.

Read
[root@designationnagios]# chownnagios.nagios /usr/local/nagios [root@designationnagios]# chown -R nagios.nagios /usr/local/nagios/libexec

Langkah 6: Instal Xinetd
Instal paket xinetd dengan menggunakan perintah yum.

Read
[root@designationnagios]# yum install xinetd

Langkah 7: Instal Plugin NRPE
Download paket NRPE Plugin 2.15 dengan perintah wget.

Read
[root@designationnagios]# wgethttp://garr.dl.sourceforge.net/project/nagios/nrpe-2.x/nrpe-2.15/nrpe-2.15.tar.gz

Ekstrak NRPE Plugin 2.15.

Read
[root@designationnagios]# tar –xvf nrpe-2.15.tar.gz [root@designationnagios]# cd nrpe-2.15

Compile dan instal NRPE Plugin 2.15.

Read
[root@designation nrpe-2.15]# ./configure [root@designation nrpe-2.15]# make all

Selanjutnya, instal plugin NRPE, dan sample daemon config file.

Read
[root@designation nrpe-2.15]# make install-plugin [root@designation nrpe-2.15]# make install-daemon [root@designation nrpe-2.15]# make install-daemon-config

Instal NRPE daemon dengan xinetd sebagai servis-nya.

Read
[root@designation nrpe-2.15]# make install-xinetd [root@designation nrpe-2.15]# cd ..

Sekarang, buka file /etc/xinetd.d/nrpe dan tambah kan localhost dan IP address dari Nagios Monitoring Server.

Read

only_from= 127.0.0.1localhost<nagios_ip_address>

Selanjutnya, buka file /etc/ services dan tambahkan entri berikut untuk NRPE daemon di baris paling bawah.

Read

nrpe 5666/tcp NRPE

Restart servis xinetd.

Read
[root@designationnagios]# servicexinetd restart

Langkah 8: Verifikasi NRPE Daemon
Jalankan perintah berikut untuk verifikasi NRPE daemon apakah sudah berjalan atau tidak.

Read
[root@designationnagios]# netstat –at | grepnrpe
tcp 0 0 *:nrpe *:* LISTEN

Jika Anda mendapatkan hasil seperti diatas, artinya NRPE daemon sudah berjalan. Jika tidak, coba Anda cek beberapa hal berikut.

  • Cek apakah Anda sudah menambahkan entrinrpe dengan benar di file /etc/services
  • Cek nagios_ip_address pada file /etc/xinet.d/nrpe apakah sudah sesuai atau tidak.
  • Ceka pakah xinetd sudah terinstal dan berjalan atau belum.
  • Cek error xinetd dan nrpe yang terlihat di system log.

Selanjutnya, verifikasi apakah NRPE daemon sudah berjalan dengan baik. Jalankan perintah check_nrpe untuk memeriksanya.

Read
[root@designationnagios]# /usr/local/nagios/libexec/check_nrpe -H localhost

Langkah 9: Konfigurasi Rules Firewall
Pastikan bahwa Firewall pada local machine mengizinkan NRPE daemon untuk di akses dari remote server. Untuk melakukannya, jalankan perintah iptables berikut.

Read
[root@designationnagios]# iptables -I INPUT 5 -p tcp -m tcp –dport 5666 -j ACCEPT

Jalankan perintah berikut untuk menyimpan konfigurasi iptables.

Read
[root@designationnagios]# serviceiptables save

Konfigurasi Nagios Monitoring Server
Sekarang, login ke Nagios Monitoring ServerAnda. Disini, Anda harus melakukan beberapa hal berikut.

  • Instal plugin check_nrpe.
  • Membuat Nagios command definition menggunakan plugin check_nrpe.
  • Membuat Nagios host dan menambahkan service definitions untuk monitoring remote Linux host.

Langkah 1: Instal Plugin NRPE
Masuk ke dalam direktori download nagios dan download NRPE Plugin dengan perintah wget.

Read
[root@designation]# cd /root/nagios [root@designationnagios]# wget http://garr.dl.sourceforge.net/project/nagios/nrpe-2.x/nrpe-2.15/nrpe-2.15.tar.gz

Ekstrak file NRPE Plugin.

Read
[root@designationnagios]# tar zxf nrpe-2.15.tar.gz [root@designationnagios]# cd nrpe-2.15

Compile daninstal NRPE Plugin.

Read
[root@designation nrpe-2.15]# ./configure [root@designation nrpe-2.15]# make all [root@designation nrpe-2.15]# make install-plugin [root@designation nrpe-2.15]# make install-daemon [root@designation nrpe-2.15]# make install-daemon-config [root@designation nrpe-2.15]# cd ..

Langkah 2 :Verifikasi NRPE Daemon
Pastikan plugin check_nrpe dapat berkomunikasi denganNRPE daemon di remote Linux host. Tambahkan IP address pada perintah dibawah dengan IP address Remote Linux HostAnda.

Read
[root@designationnagios]# /usr/local/nagios/libexec/check_nrpe -H <remote_linux_ip_address> [/themfy_box]

Anda akan melihat versi dari NRPE yang digunakanpada remote host. Seperti ini:

Read

NRPE v2.15

Jika Anda melihat hasil plugin time-out error, cek beberapa halberikut.

  • Pastikan firewall Anda tidak mem-blok komunikasi antara remote host dan monitoring server.
  • Pastikan NRPE daemon sudah terinstal dengan benar.
  • Pastikan firewall remote linux host tidak mem-blok monitoring server untuk melakukan komunikasi ke NRPE daemon.

 

Menambahkan Remote Linux Host di Nagios Monitoring Server
Untuk menambahkan remote host Anda perlu membuat dua file baru, yaitu“hosts.cfg”dan“services.cfg” di direktori/usr/local/nagios/etc.

Read
[root@designation]# cd /usr/local/nagios/etc [root@designationetc]# touchhosts.cfg [root@designationetc]# touchservices.cfg [root@designationetc]# cd ..

Sekarang tambahkan kedua file ke file konfigurasi Nagios. Buka file nagios.cfg.

Read
[root@designation]# vi /usr/local/nagios/etc/nagios.cfg

Sekarang tambahkan kedua file yang dibuat tadi, seperti berikut.

Read

# You can specify individual object config files as shown below :

cfg_file=/usr/local/nagios/etc/hosts.cfg

cfg_file=/usr/local/nagios/etc/services.cfg

Sekarang buka file hosts.cfg dan tambahkan default host template name dan define remote hosts seperti dibawah ini. Pastikan untuk mengganti host_name, alias, dan address dengan remote host server detail.

Read
[root@designation]# vi /usr/local/nagios/etc/hosts.cfg
Read

# Default Linux Host Template

define host {

name linux-box

use generic-host

check_period 24×7

check_interval 5

retry_interval 1

max_checkk_attempts 10

check_command check-host-alive

notification_period 24×7

notification_interval 30

notification_options d,r

contact_groups admins

register 0

}

# Default

define host {

use linux-box

host_name rahmat

alias rahmat

address 172.17.14.11

}

Selanjutnya bukan file services.cfg dan tambahkan beberapa servis yang akan di monitor.

Read
[root@designation]# vi /usr/local/nagios/etc/services.cfg
Read

define service {

use generic-service

host_name rahmat

service_description CPU Load

check_command check_nrpe!check_load

}

define service {

use generic-service

host_name rahmat

service_description Total Processes

check_command check_nrpe!check_total_procs

}

define service {

use generic-service

host_name rahmat

service_description Current Users

check_command check_nrpe!check_users

}

define service {

use generic-service

host_name rahmat

service_description CPU Load

check_command check_nrpe!check_ssh

}

define service {

use generic-service

host_name rahmat

service_description CPU Load

check_command check_nrpe!check_ftp

}

Sekarang NRPE command definition harusdibuat di file commands.cfg.

Read
[root@designation]# vi /usr/local/nagios/etc/objects/commands.cfg

Tambahkan NRPE command definition berikut di baris paling bawah.

Read

define command {

command_name check_nrpe

command_line $USER1$/check_nrpe –H $HOSTADDRESS$ -c $ARG1$

}

Terakhir, cek file konfigurasi Nagios apakah terjadi error atau tidak.

Read
[root@designation]# /usr/local/nagios/bin/nagios –v /usr/local/nagios/etc/nagios.cfg

Total Warnings: 0

Total Errors: 0

Restart Nagios

Read
[root@designation]# servicenagios restart

Sekarang buka Nagios Monitoring Web interface di http://server-ip-adddress-Anda/nagios atau http://FQDN/nagios

Cara Menambahkan Linux Host keNagios Monitoring Server menggunakan Plugin NRPE

Demikian tutorial tentang Cara Menambahkan Linux Host ke Nagios Monitoring Server menggunakan Plugin NRPE dari cloud Indonesia kali ini.